MUNAQASAH DI MI SAFINDA PENUH SEMANGAT

Home » Kegiatan Siswa  »  MUNAQASAH DI MI SAFINDA PENUH SEMANGAT
MUNAQASAH DI MI SAFINDA PENUH SEMANGAT
Oleh: Siti Munawaroh, S.Pd.

Pada tanggal 9 dan 10 Februari 2026, dalam rangka menguatkan budaya cinta Al-Qur’an serta mengevaluasi capaian hafalan peserta didik, MI SAFINDA menyelenggarakan kegiatan Munaqasah Tartil dan Tahfidz Al-Qur’an Juz 30, 29, dan 1. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam program tahfidz dan tahsin yang telah berjalan secara terstruktur dan berkesinambungan.

Selama dua hari pelaksanaan, suasana madrasah terasa berbeda. Sejak pagi hari, para peserta hadir dengan persiapan matang dan penuh semangat. Dengan mengenakan seragam rapi dan membawa mushaf masing-masing, mereka menunggu giliran untuk diuji oleh tim penguji tahsin dan tahfidz.

Hari pertama difokuskan pada munaqasah tahfidz yang diikuti oleh siswa-siswi yang telah menyelesaikan target hafalan juz tersebut. Sementara pada hari kedua, dilanjutkan munaqasah tartil. Setiap peserta diuji secara individual. Mereka diminta membaca ayat secara tartil sesuai kaidah tajwid, melanjutkan ayat yang dibacakan penguji (sambung ayat), membacakan surat yang diminta penguji, serta mengidentifikasi hukum tajwid dan bacaan ghorib yang terdapat dalam ayat tertentu.

Kegiatan ini tidak hanya menguji kelancaran hafalan, tetapi juga ketepatan makhraj, panjang pendek bacaan, serta adab dalam membaca Al-Qur’an. Para penguji memberikan penilaian secara objektif sekaligus motivasi agar siswa terus meningkatkan kualitas bacaan dan menjaga hafalannya.

Kepala MI SAFINDA dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, guru pembimbing, serta orang tua yang telah mendukung proses pembelajaran Al-Qur’an di rumah maupun di madrasah.

“Munaqasah ini bukan sekadar ujian hafalan, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter. Anak-anak belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan keberanian tampil. Kami berharap hafalan ini tidak berhenti di sini, tetapi terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap beliau.

Beliau juga menegaskan bahwa program tahfidz di MI SAFINDA bukan hanya menargetkan kuantitas hafalan, melainkan juga kualitas bacaan dan pembiasaan akhlak Qur’ani.

Sementara itu, Koordinator Al-Qur’an MI SAFINDA menyampaikan bahwa proses menuju munaqasah bukanlah perjalanan yang singkat.

“Anak-anak telah melalui proses setoran hafalan, murajaah rutin, dan pembinaan tajwid sebelum dinyatakan siap mengikuti munaqasah. Yang lebih penting dari menambah hafalan adalah menjaga hafalan itu sendiri. Kami terus membimbing mereka agar istiqamah dalam murajaah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara guru, siswa, dan orang tua. Dukungan lingkungan yang kondusif menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi hafalan para siswa.

Suasana haru dan bangga tampak jelas ketika para peserta mampu menyelesaikan ujian dengan lancar. Beberapa siswa yang awalnya terlihat gugup, akhirnya mampu membaca dengan tenang dan percaya diri. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang akan selalu dikenang dalam perjalanan mereka bersama Al-Qur’an.

Melalui kegiatan munaqasah ini, MI SAFINDA berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kedisiplinan, dan semangat belajar yang tinggi. Program tahfidz akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam mencetak lulusan yang unggul dalam ilmu dan iman. Semoga setiap ayat yang dihafalkan menjadi cahaya dalam kehidupan para siswa, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan seluruh civitas MI SAFINDA. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *