Ego Challenge 2026 Digelar di MI SAFINDA

Home » Kegiatan Siswa  »  Ego Challenge 2026 Digelar di MI SAFINDA
Ego Challenge 2026 Digelar di MI SAFINDA
Oleh: Fatmawati Rizqiyah, S.Pd.

MI SAFINDA Surabaya kembali menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan Ego Challenge (English Go Challenge) yang akan dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026. Mengusung tema “Speak Brave, Think Smart, Be Confident!”, kegiatan ini menjadi ajang kompetisi Bahasa Inggris yang dirancang untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan berpikir siswa dalam menggunakan bahasa Inggris secara aktif.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh komitmen sekolah dalam meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris siswa melalui strategi pembelajaran yang variatif dan tidak monoton. Melalui konsep lomba yang edukatif, siswa tidak hanya diuji pemahamannya terhadap materi, tetapi juga dilatih untuk berani berbicara tanpa takut melakukan kesalahan. Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan, “Ego Challenge ini bukan sekadar lomba, tetapi wadah bagi siswa untuk menunjukkan hasil belajar mereka dengan percaya diri.”

Pelaksanaan kegiatan berlangsung di hall lantai 1 hingga lantai 4 MI SAFINDA dengan rangkaian babak penyisihan, semi final, hingga pengumuman pemenang. Dalam kompetisi ini, siswa mengikuti lomba cerdas cermat Bahasa Inggris, pengejaan kata (spelling), serta tantangan mendeskripsikan objek dalam Bahasa Inggris. Setiap babak dirancang untuk mengasah ketepatan, kecepatan berpikir, serta kemampuan komunikasi peserta.

Antusiasme siswa terlihat sejak tahap persiapan. Beberapa siswa mengaku sempat merasa gugup menjelang perlombaan. “Awalnya saya takut salah saat berbicara, tapi setelah latihan jadi lebih berani,” ujar salah satu peserta dengan penuh semangat. Suasana kompetisi yang meriah dan dukungan teman-teman semakin menambah kepercayaan diri para peserta saat tampil.

Melalui Ego Challenge, MI SAFINDA berharap siswa semakin termotivasi untuk mencintai Bahasa Inggris dan menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dikemas secara menyenangkan sekaligus bermakna, sehingga mampu membentuk generasi yang berani, cerdas, dan percaya diri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *